
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, UM Papua Laksanakan Upacara Bersama Civitas UM Papua
Jayapura, UM Papua– Universitas Muhammadiyah Papua menggelar upacara peringatan hari kesaktian pancasila di halaman kampus UM Papua, pada Rabu (1/10/2025). Upacara ini diikuti oleh civitas akademika Universitas Muhammadiyah Papua, yaitu para dosen, staf tenaga kependidikan, dan mahasiswa dari berbagai prodi di UM Papua.
Dalam wawancara bersama pembina upacara, Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Papua, Dr. Syarifuddin, M.I.Kom., ia menegaskan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momen penting bagi seluruh civitas akademika untuk mengingat kembali kedudukan Pancasila sebagai dasar negara dan pedoman hidup bangsa.
“Upacara Hari Kesaktian Pancasila ini menjadi momen untuk mengingatkan civitas akademika bahwa Pancasila adalah dasar negara dan pedoman hidup bangsa. Bagi kita di kampus, ini maknanya adalah menumbuhkan kesadaran bersama bahwa nilai-nilai Pancasila harus menjadi pegangan dalam belajar, bekerja, dan bermasyarakat.”
Menurutnya, keterlibatan seluruh civitas akademika dalam upacara ini sangat berarti. Tidak hanya pimpinan universitas atau panitia, tetapi seluruh dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa ikut ambil bagian.
“Semua berperan penting karena kebersamaan inilah yang menunjukkan bahwa kita satu dalam semangat Pancasila,” ujarnya.
Syarifuddin juga menekankan relevansi momentum ini di tengah tantangan bangsa saat ini. Ia menuturkan bahwa ketika bangsa menghadapi ancaman ideologi, perpecahan, atau menurunnya semangat kebangsaan, peringatan Hari Kesaktian Pancasila di dunia pendidikan memiliki arti penting.
“Di dunia pendidikan, peringatan ini penting untuk menanamkan nilai-nilai persatuan, gotong royong, dan semangat menjaga keutuhan NKRI kepada generasi muda,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa nilai-nilai Pancasila tidak berhenti pada seremoni upacara semata, melainkan harus diimplementasikan dalam kehidupan kampus.
“Nilai dari upacara ini tidak berhenti di lapangan. Justru bisa diaplikasikan di ruang kelas, organisasi mahasiswa, kegiatan penelitian, pengabdian masyarakat, bahkan dalam pergaulan sehari-hari,” katanya.
Lebih lanjut Syarifuddin mengatakan, UM Papua akan konsisten menyelenggarakan upacara Hari Kesaktian Pancasila karena kampus merupakan tempat mencetak generasi penerus bangsa.
“Dengan upacara ini kita menegaskan komitmen bahwa Pancasila tetap menjadi landasan utama dalam pendidikan dan kehidupan berbangsa,” tegasnya.
Ia pun berharap agar mahasiswa tidak hanya memahami Pancasila sebagai teori, tetapi mampu mengamalkannya dalam kehidupan nyata.
“Harapan saya, mahasiswa tidak hanya melihat Pancasila sebagai teori, tetapi mengamalkannya. Misalnya, dengan bersikap adil, menjunjung persatuan, menghargai perbedaan, mau bekerja sama, dan menjadikan nilai-nilai kemanusiaan sebagai pedoman,” tutupnya.
Sementara itu, salah satu mahasiswa UM Papua, Wahda, juga memberikan tanggapannya terkait upacara tersebut. Ia menilai bahwa pelaksanaan upacara Hari Kesaktian Pancasila menjadi momen penting bagi mahasiswa untuk menguatkan pemahaman sekaligus pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
“Bagi kami mahasiswa, upacara ini bukan hanya sekadar seremoni. Ini menjadi kesempatan untuk mengingatkan kembali bahwa Pancasila adalah identitas kita sebagai bangsa. Dari kampus, kami belajar bagaimana nilai persatuan, gotong royong, dan keadilan bisa diterapkan, baik di kelas maupun dalam kegiatan organisasi,” ungkap Wahda.
Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini menumbuhkan rasa kebersamaan dan mempererat semangat persatuan di lingkungan kampus.
“Dengan hadir bersama-sama dalam upacara ini, kami merasa lebih menyatu sebagai civitas UM Papua. Harapannya, semangat kebersamaan ini bisa terus terjaga dan tercermin dalam aktivitas belajar maupun pengabdian masyarakat,” tambahnya.
Penulis: Husnul
Peliput: Nurul
Editor: Dewi



