
Silaturahmi BPH dengan Dosen dan Tendik UM Papua: Menebar Kebaikan untuk Masa Depan Papua
Universitas Muhammadiyah Papua (UM Papua) menggelar kegiatan silaturahmi antara Badan Pembina Harian (BPH) dengan dosen dan tenaga kependidikan (tendik) UM Papua. Kegiatan ini dilaksanakan Minggu, (25/01/2026), di kediaman Rektor UM Papua, di Sabron Dosay, Kabupaten Jayapura.
Silaturahmi ini menjadi salah satu kesempatan penguatan visi dan semangat bersama dalam membangun Universitas Muhammadiyah Papua sebagai perguruan tinggi yang unggul dan bermanfaat bagi masyarakat Papua.
Dalam sambutannya, Rektor UM Papua, Dr. Rustamadji, M.Si., menekankan bahwa Allah SWT telah memberikan inspirasi dan peluang yang tidak terbatas kepada manusia. Menurutnya, keberhasilan dan prestasi merupakan karunia Allah yang bersifat unlimited (tak terbatas), selama manusia mau berusaha dan tidak menyerah dalam proses.
“Allah tidak pernah menciptakan manusia, kelompok, atau organisasi untuk gagal. Semuanya diciptakan untuk berhasil dan berjaya. Kegagalan terjadi ketika kita berhenti berusaha,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya etos kerja dalam Islam, yaitu menyelesaikan satu pekerjaan dan segera melanjutkan pekerjaan berikutnya. Prinsip tersebut, lanjutnya, harus menjadi landasan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab di lingkungan Universitas Muhammadiyah Papua.
Rektor menyampaikan bahwa seluruh program besar UM Papua ke depan diarahkan untuk menebar kebaikan di Tanah Papua, khususnya melalui bidang pendidikan. Setiap civitas akademika diharapkan menebarkan kebaikan sesuai dengan bidang keahliannya masing-masing.
“Universitas Muhammadiyah Papua akan menjadi besar dan unggul, dan tetap berada di Tanah Papua. UM Papua adalah aset masyarakat Papua, aset Provinsi Papua,” tegasnya.
Lebih lanjut, Rektor mengungkapkan rasa syukur karena mayoritas mahasiswa UM Papua merupakan putra-putri asli Papua. Hal ini, menurutnya, menjadi bukti nyata bahwa keberadaan UM Papua benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.
“Jika perguruan tinggi dibangun megah tetapi tidak diisi oleh anak-anak Papua, maka itu tanda bahwa perguruan tinggi tersebut tidak bermanfaat. Alhamdulillah, UM Papua justru sebaliknya,” tambahnya.
Seluruh rangkaian diskusi dan arahan dalam pertemuan tersebut bermuara pada satu kata kunci, yaitu menebar kebaikan, sebagai ruh perjuangan Universitas Muhammadiyah Papua dalam mencerdaskan dan memajukan Papua melalui pendidikan.
Kegiatan silaturahmi ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, serta diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan dalam mewujudkan visi besar UM Papua.



