UM Papua Menggelar Yudisium Gelombang Kedua Angkatan 16

Rektor UM Papua sedang memberikan sambutan.

Universitas Muhammadiyah Papua (UM Papua) tahun ajaran 2020/2021 melaksanakan yudisium gelombang ke II sebanyak 37 peserta dari 3 jurusan jurnalistik, broadcasting, dan public relation dikukuhkan langsung oleh Rektor UM Papua di aula Universitas Muhammadiyah Papua hari ini, Selasa (09/03). Dalam pelaksanaannya peserta diwajibkan untuk memakai masker serta menjaga jarak selama berlangsungnya acara.

Yudisium yang dipimpin langsung oleh Rektor UM Papua Prof. Dr. H.R. Partino, M.Pd., juga dihadiri oleh Wakil Rektor I Dr. Indah Sulistiani, S.E., M.I. Kom, Wakil Rektor II Dr. Muhammad Nur Jaya, M.Si., dan Wakil Rektor III Dr. Syarifuddin, M.I.Kom., serta staf dan dosen UM Papua.

Dalam sambutannya Rektor UM Papua mengingatkan para peserta bahwa sudah banyak perjuangan yang mereka lalui untuk sampai dititik ini, beliau juga menyampaikan untuk tetap membawa hal positif dalam menjaga nama baik Universitas. Selebihnya beliau juga terus mengingatkan untuk tetap melanjutkan perjuangan dan jangan berhenti hanya disini, seluruh peserta diharapkan tetap menerapkan kedisiplinan walaupun telah lulus dari Universitas.

 “Kesan saya sebagai mahasiswa Universitas muhammadiyah papua yang di yudisium hari ini yaitu sangat senang, bahagia, dan bangga. Kesenangan saya bukan karena lulusnya, tetapi karena saya bisa menunjukkan kepada Orang Tua dan keluarga saya apa yang sudah saya perjuangkan selama 4,5 tahun ini. Namun ada satu hal yang saya sayangkan yaitu proses yudisium yang tidak bisa diadakan serentak.” Kesan dari Safrowi salah satu peserta yudisium.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada dosen pembimbing, tanpa bimbingan bapak dan ibu sekalian, skripsi kami hanyalah tumpukan kertas yang tidak berarti. Dan juga berterima kasih kepada seluruh staf yang telah membantu kami selama menempuh pendidikan di UM Papua serta saya merasa bangga menjadi bagian dari mahasiswa jurnalistik program studi Ilmu Komunikasi”. Kesan dari Ester Meop, mahasiswa jurusan jurnalistik yang mengikuti yudisium.(dewi/rani/devi)

1 Response

Leave a Reply