
Universitas Muhammadiyah Papua menggelar Kuliah Umum bersama Mahasiswa Baru
Jayapura, UM Papua– Universitas Muhammadiyah Papua menyelenggarakan kuliah umum dengan tema “Peran Universitas Muhammadiyah Papua dalam Meningkatkan Kemajuan Masyarakat” pada Senin, (8/9/2025) bertempat di Aula UM Papua. Kegiatan ini menjadi pembuka rangkaian penyambutan mahasiswa baru sekaligus ruang untuk memperluas wawasan akademik.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor II Bidang Sarana Prasarana, Keuangan, SDM, dan AIK, Dr. Ir. Muh. Nurjaya, M.Si., menegaskan bahwa keberadaan Wakil Rektor II memegang peran penting dalam memastikan kelancaran jalannya roda universitas.
“Bidang yang saya emban memang banyak, mulai dari sarana prasarana, keuangan, SDM, hingga AIK. Tanpa adanya Wakil Rektor II, tentu banyak hal tidak dapat berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa kuliah umum kali ini menjadi pintu masuk penting bagi mahasiswa baru dalam mengenal dunia akademik. Menurutnya, dunia SMA sangat berbeda dengan dunia perguruan tinggi.
“Di sini, saudara-saudara harus siap menggunakan pikiran secara kritis. Dengan kuliah umum ini, mahasiswa akan diajak berpikir kritis dan memanfaatkan daya pikir agar wawasannya semakin luas,” jelasnya.
Lebih lanjut, Dr. Nurjaya menyampaikan bahwa tema Membangun Budaya Berkemajuan sejalan dengan semangat Muhammadiyah.
“Bagaimana caranya kita menjadi maju? Yaitu dengan pendidikan. Dengan belajar, kita akan mampu mencapai kemajuan. Karena itu, kita harus terus belajar tanpa mengenal waktu,” pesannya kepada mahasiswa.
Selain itu, ia juga memperkenalkan Rektor baru Universitas Muhammadiyah Papua, Dr. Rustamdji, M.Si., yang baru saja dilantik pada 2 September 2025. Ia berharap mahasiswa dapat segera bertemu langsung dengan beliau.
“InsyaAllah suatu saat nanti adik-adik akan segera bertemu langsung dengan Bapak Rektor,” ucapnya.
Ia menambahkan, kuliah umum yang akan disampaikan oleh Wakil Rektor I, Dr. Indah Suliasti, akan memberi wawasan baru sekaligus motivasi dalam menghadapi berbagai masalah dan tantangan dunia kampus.
Kuliah umum kemudian dibawakan oleh Wakil Rektor I, Dr. Indah Suliasti,
Dalam penyampaiannya, Dr. Indah menekankan bahwa kehadiran UMP memiliki peran penting di tengah masyarakat Papua yang beragam. Ia menyebutkan bahwa universitas bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga wadah untuk mempersiapkan mahasiswa agar mampu berkontribusi bagi pembangunan daerahnya.
“Tujuan utama Kuliah di UMP untuk menimba ilmu, memperluas wawasan maka dari itu kuliah di UMP bukan sekadar memperkaya diri, tetapi juga menyiapkan generasi muda yang bisa kembali membangun masyarakat Papua,” ungkapnya.
Ia kemudian menceritakan perjalanan UMP yang berawal dari STIKOM Muhammadiyah pada tahun 2001 hingga beralih status menjadi universitas pada 2020. Saat ini UMP telah memiliki enam program studi sarjana dan satu program magister. Menurutnya, ke depan UMP akan terus berkembang dengan membuka program studi baru, seperti kesehatan, pendidikan agama, hukum, hingga kedokteran.
Dr. Indah juga menekankan pentingnya pendidikan berkemajuan. Ia menjelaskan bahwa pendidikan di UMP harus mampu mendorong perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tanpa meninggalkan budaya lokal Papua.
“Kita punya kekayaan alam yang besar, tapi kalau tidak dikelola dengan baik, justru akan membawa malapetaka. Karena itu, dibutuhkan sumber daya manusia yang cerdas agar hasilnya benar-benar menyejahterakan masyarakat,” jelasnya.
Selain itu, ia menyoroti pentingnya menjaga kelestarian lingkungan Papua. UMP bahkan membuka Program Studi Ilmu Lingkungan sebagai upaya merespons tantangan kerusakan alam.
“Banjir bandang dan tanah longsor adalah contoh nyata akibat kerusakan lingkungan. Mahasiswa di prodi ini diharapkan mampu menghadirkan solusi untuk persoalan ekologis Papua,” terangnya.
Di akhir penyampaiannya, Dr. Indah mengingatkan mahasiswa agar tetap menjaga kearifan lokal Papua. Budaya, menurutnya, bukan sesuatu yang tertinggal, melainkan fondasi nilai yang bisa dipadukan dengan inovasi modern.
“Ingatlah, tugas kita adalah memberdayakan masyarakat, bukan memperdaya masyarakat,” tegasnya.
Ia menutup kuliah umum dengan menegaskan komitmen UMP untuk terus Menyelenggarakan workshop, mengembangkan kurikulum adaptif, meningkatkan sarana dan prasarana, memperkuat riset dan publikasi ilmiah yang relevan dengan isu-isu Papua, melaksanakan pengabdian masyarakat,
Dengan semangat itu, UMP akan terus menjadi bagian penting dalam pembangunan masyarakat Papua, mencetak generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.
Penulis: Husnul
Liputan: Nurul & Lala



