
Mahasiswi Universitas Muhammadiyah Papua Raih Medali Emas dan Perak pada ajang PON BELADIRI 2025
Jayapura, UM Papua— Mahasiswi Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Papua berhasil menorehkan prestasi di tingkat nasional. Siti Safina Rahareng, berhasil meraih dua medali sekaligus pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri 2025 yang digelar di Kudus, Jawa Tengah, Pada Sabtu – Senin (18-21/10/2025).
Dalam kompetisi tersebut, Siti Safina sukses meraih Juara 1 (Medali Emas) pada kategori Cabor Shorinji Kempo Perorangan Putri kelas 60 kg dan Juara 2 (Medali Perak) pada kategori Embu Solo Tandoku Yudansha Putri. Prestasi ini menjadi kebanggaan tidak hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi Universitas Muhammadiyah Papua serta masyarakat Papua.
Dalam wawancara bersama tim Humas UM Papua, Siti Safina mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas pencapaian tersebut.
“Alhamdulillah, rasanya campur aduk antara terharu, bangga, dan bahagia sekali. Karena semua perjuangan dari latihan, pengorbanan waktu, sampai perjalanan panjang dari Jayapura–Malang–Kudus akhirnya terbayar. Bisa membawa nama Papua di ajang PON Bela Diri adalah salah satu kehormatan besar bagi saya,” ujar Siti Safina.
Ia juga menambahkan bahwa keberhasilannya bukan hanya hasil kerja keras pribadi, tetapi juga buah dari dukungan banyak pihak.
“Medali ini bukan cuma untuk saya, tapi juga untuk keluarga, pelatih, tim, dan semua orang yang selalu memberikan doa serta dukungan,” tambahnya.
Meski tampil gemilang, perjuangan Siti Safina tidak lepas dari berbagai tantangan. Dalam wawancara, ia mengakui sempat mengalami cedera pada bahu kanan sejak masa latihan hingga pertandingan berlangsung.
“Tantangan terbesarnya itu bahu kanan yang cedera, tapi saya tetap berusaha bertahan dan menahan rasa sakit agar bisa tampil maksimal,” jelasnya.
Selain cedera, Siti juga menghadapi tantangan berat dalam menjaga berat badan agar bisa masuk ke kelas yang sesuai.
“Proses menurunkan berat badan untuk masuk ke kelas fighter juga cukup berat, karena butuh disiplin yang tinggi dan kontrol fisik yang ketat. Namun Alhamdulillah semua itu terbayar dengan hasil yang saya dapat hari ini, yaitu emas dan perak,” ungkapnya.
Rektor Universitas Muhammadiyah Papua, Dr. Rustamadji, M.Si., turut menyampaikan apresiasi atas prestasi tersebut.
“Universitas Muhammadiyah Papua sangat bangga atas capaian Siti Safina. Prestasi ini membuktikan bahwa mahasiswa UM Papua tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu berkompetisi di tingkat nasional dalam bidang olahraga. Ini sejalan dengan semangat kami untuk melahirkan generasi muda Papua yang tangguh, berkarakter, dan berdaya saing,” ujar Dr. Rustamadji.
Ia menambahkan bahwa prestasi yang diraih tersebut diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi bagi mahasiswa lainnya agar terus berusaha, berjuang, dan mampu membawa nama baik universitas serta Papua di berbagai bidang.
“Kami berharap prestasi ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berjuang dan membawa nama baik universitas serta Papua di berbagai bidang,” tambahnya.
Safina berharap ke depan semakin ada perhatian pemerintah melalui pendanaan. Dukungan ini sangat dibutuhkan atlet dan kontingen untuk membiayai persiapan dan keberangkatan. Beberapa bantuan didapatkan sebagai jawaban atas pengajuan proposal yang dibuat. Untuk itu ia berterima kasih pada para pihak yang telah membantu, diantaranya pimpinan PT Air Minum Jayapura Robongholo Nanwani (Perseroda), BPJS Ketenagakerjaan, Danlanud Silas Papare, PT. Angkasa Pura, dan Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (PERKEMI) Kota Jayapura.
Peliput, Penulis: Husnul
Fotografer: Istimewa
Editor: Dewi



