
Prodi Psikologi Universitas Muhammadiyah Papua Turut Peringati Hari Kesehatan Mental Sedunia Tahun 2025, Kolaborasi dengan HIMPSI Wilayah Papua dan BNN,
Jayapura, UM Papua — Dosen Program Studi Psikologi dan Himpunan Mahasiswa Psikologi (HIMAPSI) Universitas Muhammadiyah Papua turut meramaikan Hari Kesehatan Mental Sedunia yang diperingati setiap tanggal 10 Oktober. Kegiatan ini berkolaborasi dengan Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Wilayah Papua dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Papua.
Acara yang dilaksanakan pada tanggal 11 Oktober 2025 di event Car Free Day Holtekamp berjalan dengan baik. Kegiatan dimulai pada pukul 06.00 hingga pukul 09.00 WIT. HIMAPSI yang terdiri dari mahasiswa Psikologi yang berasal dari beberapa angkatan kemudian membagi-bagikan tulisan penyemangat kepada pengunjung CFD dan disambut sangat baik oleh para pengunjung.
Rika Vebrianti Rahmat, M.Psi., Psikolog, dosen Prodi Psikologi UMP pada kesempatan tersebut juga menyampaikan orasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental dalam keseharian manusia. Rika juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak hanya menjaga kesehatan fisik, tetapi juga memperhatikan kondisi mental yang sangat berpengaruh terhadap produktivitas sehari-hari.
“Kami juga mempromosikan Prodi Psikologi UM Papua sebagai Prodi Psikologi pertama yang ada di Provinsi Papua, dan mengajak kepada masyarakat yang memiliki minat untuk berkuliah Psikologi, tidak perlu jauh hingga ke luar Pulau Papua untuk belajar Psikologi,” jelas Rika.
Selain orasi dan memberikan himbauan untuk menjaga kesehatan mental masyarakat, kegiatan lain yang dilakukan adalah memberikan skrining kesehatan mental dan konseling secara gratis kepada pengunjung CFD. Kegiatan tersebut disambut baik, dan animo yang ditunjukkan masyarakat cukup tinggi. Banyak masyarakat, yang didominasi oleh perempuan turut menggunakan layanan skrining dan konseling gratis yang dilaksanakan oleh HIMPSI wilayah Papua.
“Mahasiswa Prodi Psikologi yang tergabung dalam HIMAPSI memberikan kontribusi nyata melalui pelaksanaan skrining kesehatan mental dengan menggunakan Skala Depresi, Kecemasan dan Stress 21 (DASS 21) dimana mahasiswa bisa mengaplikasikan secara langsung ilmu yang dipelajari kepada masyarakat,” terang Rika.
Rika menjelaskan, HIMPSI Wilayah Papua sebagai penyelenggara sangat berterimakasih atas kolaborasi antara Prodi Psikologi UM Papua dengan HIMPSI Wilayah Papua. Kolaborasi ini juga merupakan tindak lanjut penandatanganan MoU yang dilaksanakan beberapa waktu lalu.
Melin Titahena, M.Psi., Psikolog selaku Ketua HIMPSI Wilayah Papua juga memberikan apresiasi kepada HIMAPSI Prodi Psikologi UM Papua, sebagai mahasiswa dan anak muda, turut aktif berpatisipasi dalam mengkampanyekan mental health pada anak muda, terkhusus di wilayah Papua.
Badan Narkotika Nasional Provinsi Papua yang juga turut berkolaborasi dalam kegiatan ini, mendukung dan memberikan apresiasi atas kerjasama yang terjalin antara tiga lembaga ini. Diharapkan dengan adanya sinergitas yang baik antar instansi pendidikan dan profesi psikologi , juga bisa mendukung terselenggaranya kegiatan Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Wilayah Papua. (Peliput, Penulis, Fotografer: Rika, Editor: Dewi)



